Archive for 2014
UML ( Unified Modelling Language )
By : UnknownUnified Modeling Language (UML)
UML merupakan suatu bahasa yang digunakan untuk menggambarkan suatu system informasi terutama yang berorientasi objek. Bahasa pemodelan ini telah banyak digunakan dalam rekayasa perangkat lunak, sehingga bahasa ini telah menjadi standar dalam pembuatan dan pengembangan sistem. Blok pembangun utama UML adalah diagram. Berikut dijabarkan beberapa diagram yang sering digunakan, yaitu:
a. Uses Case Diagram
Komponen pembentuk diagram use case adalah :
1) Aktor (Actor)

Aktor menggambarkan pihak-pihak yang berperan dalam sistem. Menurut Widodo (2011:18) “Perioritaskan calon actor berdasarkan pengaruhnya terhadap system yang akan dirancang”. Maka actor dibagi menjadi dua, actor primer dan actor sekunder.
2) Use Case

Use case digambarkan dalam bentuk ellips/oval yang menggambarkan fungsi tertentu berupa komponen, kejadian atau kelas.
3) Hubungan (Link)/Asosiasi (Association)
Hubungan (Link) atau asosiasi/relasi antara use case dengan actor atau sebaliknya dapat digambarkan dengan garis lurus, terhubung antara dua simbol. Ada empat tipe asosiasi yang terbentuk pada diagram use case, yaitu:
a) Asosiasi antar Actor dan use case.
Asosiasi/relasi antara actor dan use case digambarkan dengan menggunakan garis lurus.
Dan dapat juga digambarkan dengan menggunakan anak panah terbuka jika salah satu bersifat pasif.
b) Asosiasi antara Use Case
Ada tiga tipe asosiasi hubungan antara use case, yaitu:
1. Generalisasi (Generalisation)
Dimaksudkan untuk penyederhanaan model dengan cara menarik keluar sifat-sifat actor yang sama ini juga berlaku untuk use case. Di simbolkan dengan garis anak panah tertutup.
2. Inklusi (Inclusion)
Hubungan/asosiasi inklusi (inclusion) dengan menggunakan garis putus-putus dengan anak panah terbuka dan terdapat keterangan ‘<<include>>’.
Use case inklusi merupakan use case yang harus dijalankan dan kebutuhannya sangat diperlukan terhadap use case lain.
3. Ekstensi (Extension)
Hubungan/asosiasi ekstensi (extension) dengan menggunakan garis putus-putus dengan anak panah terbuka dan terdapat keterangan ‘<<extend>>’.

Use case yang akan diekstensi seharusnya memiliki extension point dan jelas kondisinya. Extension ini merupakan perluasan fungsi.
- Sequence Diagram

yaitu diagram yang memberikan gambaran tentang interaksi atau hubungan suatu objek dengan objek lainnya dan memungkinkan terjadinya komunikasi antar objek tersebut. pada diagram ini diperuntukan untuk menggambarkan suatu alur aktor dalam sebuah program, bagaimana suatu kasus dimulai hingga akhir peristiwa.
- Class Diagram

Diagram yang berfungsi untuk menampilkan beberapa kelas dari sebuah sistem dan menggambarkan struktur serta komponen-komponen terkait pada suatu sistem.
- Activity Diagram

Diagram yang menggambarkan berbagai aktivitas dalam sistem sebagaimana dari awal kasus hingga akhir kasus , activity diagram juga dianggap sebagai pengganti flowchart yang lebih mudah dibuat dan lebih elegant pembuatannya dibandingkan dengan sebuah flowchart / alur dari visio
- State Chart Diagram

Yaitu suatu diagram yang menggambarkan daur hidup pada suatu sistem dari awal objek itu terjadi hingga objek tersebut dieksekusi sampai proses destroy, dan menggambarkan perubahan keadaan atau transisi sistem pada suatu objek sebagai akibat dari stimulans yang diterima.
UML merupakan suatu bahasa yang digunakan untuk menggambarkan suatu system informasi terutama yang berorientasi objek. Bahasa pemodelan ini telah banyak digunakan dalam rekayasa perangkat lunak, sehingga bahasa ini telah menjadi standar dalam pembuatan dan pengembangan sistem. Blok pembangun utama UML adalah diagram. Berikut dijabarkan beberapa diagram yang sering digunakan, yaitu:
a. Uses Case Diagram
Komponen pembentuk diagram use case adalah :
1) Aktor (Actor)
Aktor menggambarkan pihak-pihak yang berperan dalam sistem. Menurut Widodo (2011:18) “Perioritaskan calon actor berdasarkan pengaruhnya terhadap system yang akan dirancang”. Maka actor dibagi menjadi dua, actor primer dan actor sekunder.
2) Use Case
Use case digambarkan dalam bentuk ellips/oval yang menggambarkan fungsi tertentu berupa komponen, kejadian atau kelas.
3) Hubungan (Link)/Asosiasi (Association)
Hubungan (Link) atau asosiasi/relasi antara use case dengan actor atau sebaliknya dapat digambarkan dengan garis lurus, terhubung antara dua simbol. Ada empat tipe asosiasi yang terbentuk pada diagram use case, yaitu:
a) Asosiasi antar Actor dan use case.
Asosiasi/relasi antara actor dan use case digambarkan dengan menggunakan garis lurus.
Dan dapat juga digambarkan dengan menggunakan anak panah terbuka jika salah satu bersifat pasif.
b) Asosiasi antara Use Case
Ada tiga tipe asosiasi hubungan antara use case, yaitu:
1. Generalisasi (Generalisation)
Dimaksudkan untuk penyederhanaan model dengan cara menarik keluar sifat-sifat actor yang sama ini juga berlaku untuk use case. Di simbolkan dengan garis anak panah tertutup.
2. Inklusi (Inclusion)
Hubungan/asosiasi inklusi (inclusion) dengan menggunakan garis putus-putus dengan anak panah terbuka dan terdapat keterangan ‘<<include>>’.
Use case inklusi merupakan use case yang harus dijalankan dan kebutuhannya sangat diperlukan terhadap use case lain.
3. Ekstensi (Extension)
Hubungan/asosiasi ekstensi (extension) dengan menggunakan garis putus-putus dengan anak panah terbuka dan terdapat keterangan ‘<<extend>>’.
Use case yang akan diekstensi seharusnya memiliki extension point dan jelas kondisinya. Extension ini merupakan perluasan fungsi.
- Sequence Diagram
yaitu diagram yang memberikan gambaran tentang interaksi atau hubungan suatu objek dengan objek lainnya dan memungkinkan terjadinya komunikasi antar objek tersebut. pada diagram ini diperuntukan untuk menggambarkan suatu alur aktor dalam sebuah program, bagaimana suatu kasus dimulai hingga akhir peristiwa.
- Class Diagram
Diagram yang berfungsi untuk menampilkan beberapa kelas dari sebuah sistem dan menggambarkan struktur serta komponen-komponen terkait pada suatu sistem.
- Activity Diagram
Diagram yang menggambarkan berbagai aktivitas dalam sistem sebagaimana dari awal kasus hingga akhir kasus , activity diagram juga dianggap sebagai pengganti flowchart yang lebih mudah dibuat dan lebih elegant pembuatannya dibandingkan dengan sebuah flowchart / alur dari visio
- State Chart Diagram
Yaitu suatu diagram yang menggambarkan daur hidup pada suatu sistem dari awal objek itu terjadi hingga objek tersebut dieksekusi sampai proses destroy, dan menggambarkan perubahan keadaan atau transisi sistem pada suatu objek sebagai akibat dari stimulans yang diterima.